Feed on
Posts
comments

kualitas murid Yesus?

Aku mo bagiin dikit tentang pewahyuan yang di dapet pas mezbah.

yaitu tentang Kualitas murid Yesus :

1. cukup 1x dipanggil dan langsung ikut Yesus.

   ga ba bi bu, mikir sebulan, setaon, sepuluh taon….. tapi langsung Yes Lord dan berjalan (ga cuma di mulut doang)

 

2. cukup 1x pemulihan diri, dan sisanya menjadi berkat bagi  banyak orang.

contoh si Petrus yg uda berkali-kali sangkal Yesus dan dia mungkin jadi rusak gambar diri karena sangat menyesali perbuatannya. tapi kemudian Yesus memulihkan hanya dengan 1x pemulihan, dan sisanya Petrus menjadi berkat bagi banyak bangsa. ga perlu pemulihan berkali-kali dan jatuh ke lobang yang sama.

Build This House

All I have and all I am is Yours.

There’s nothing that I have on earth that doesn’t come from You.

I lay aside my pride and wordly worth.

To serve You is the greatest thing that I could ever do.

For unless You build this house, I am building it in vain.

Unless the work is Yours, there is nothing to be gained.

I want something that will stand when Your holy fire comes

Something that will last and to hear You say : “Well done”

Giving glory to You Lord…

So easy to desire what others have

Instead of seeing all the things that You have given me

Please help me fan the flame which You began

And burn in me a love for You that all will clearly see

Kesaksian #6 -Syafaat

16 Agustus 2008

g mo bagiin kesaksian yang g alamin waktu bulan Agust kemaren. baru sempet ngasih kesaksian sekarang, maap… mumpung masi belum lewat taonnya jadi g bagiin sekarang hehe.

awalnya sih g ga niat buat jadiin ini sebagai kesaksian, tapi g inget janji g ke Tuhan kalo g harus selalu bagikan kesaksian. so here I am…

(tentang kenapa g harus bersaksi ada ceritanya tersendiri lagi, next time g bagiin, i promise)

One day sodara g ada yg kena heart attack n cukup parah. jadilah kita (keluarga) pada dukung doa. hari demi hari rasanya dag dig dug takut kalau-kalau dapat berita yang tidak diinginkan, berhubung belum berapa lama (kurang dari 1 bulan) sodara g juga ada yang baru meninggal. jadi rasanya masih agak-agak gimanaaa gt kalo dapet kabar buruk.

jadi kali ini g minta ke Tuhan buat kuasa kesembuhan. kalo case2 sebelumnya  juga minta kuasa kesembuhan, tapi tetap minta yang terbaik dari Tuhan :p    (kali ini g ngotot banget).

dan waktu pun terus berjalan, sampe akhirnya dapet berita mo dioperasi n selesai operasi kondisinya tdk stabil.

kebetulan waktu dpt berita itu, g lagi mo pulang ke bogor. n waktu itu lagi long weekend krn libur 17an, so emang ada kekhawatiran macet sih. tapi krn lewat cipularang tarif travelnya jadi ga masuk akal, g berkeras mo lewat puncak. kondisi saat itu 50 :50, karena penumpang cuma 2, yang satu mau lewat cipularang, g ga mau. jadi akhirnya tetap lewat puncak. (ya iyalah, emang mereka mau nombokin kalo g ga mau bayar lebih :p)

nah,masalahnya baru aja sampe pintu keluar tol pasteur, uda muacettt bgt di padalarang. mobil2 ampe berenti, bukan merayap lagi.. wah, ini mah parah. aku langsung feeling guilty gitu ke mereka (org2 setravel)  hehe… kan krn aku ngotot, ternyata beneran macet. kalo uda sampe sini, mau lewat cipularang juga uda ga bisa.

so, g doa minta ke Tuhan supaya jgn macet dari sini ampe bogor, bukan cuma karena g pengen cepet sampe rumah, tapi juga ga enak ma yang lain..trus g juga skalian doain sodara g lagi supaya operasinya sukses dan kondisinya cepet stabil dll. waktu itu rasanya g doa sambil sangat memohon seperti org putus asa bgt, ngotoootttt bgt….

and then…Tuhan negur g, Dia tanya : “lu percaya ga sih ma g (Tuhan)?”. g jawab : “percaya”. trus Dia bilang lagi : “kalo kamu percaya, kenapa kamu berdoa seperti orang yang tidak percaya”. Dhueenggeg…disitu g kena bgt, emang iya sih, g dgn mudahnya bilang percaya, tapi kenyataannya g kok seperti ga percaya dan kehilangan damai di hati.

so, g repent, g minta maap n g mau percaya bener kalo Tuhan sanggup mengatasi kemacetan. trs aku tanya lagi, “kalo sodaraku?”. n Tuhan jawab : “ya, dia juga”.

ya udah, saat itu juga semua kecemasan g langsung berganti damai dihati. ga lagi cemas dengan kondisi sodara g, ga cemas dengan kemacetan di depan mata.

dan disitu Tuhan buktiin omonganNya. ga lama itu, jalanan kedepannya ternyata lancarrrrr abisss donngg (aneh banget) sampe ke bogor, tanpa macet…. Ga cuma itu, rasa damai itu tetap tinggal di hati saat g di Bogor. jadi waktu g denger berita ini itu, bahwa kondisi sodara turun, g tetap damai karena g tau Tuhan yang pegang kendali. (kalo sebelumnya, denger kabar jelek dikit langsung ikut kalang kabut kayak org ga beriman).

Dan Puji Tuhan banget beliau sudah keluar dari RS.

Dia bener-bener pegang janjiNya…

inti yang mo g bagiin adalah g belajar banget ama yang namanya letakin beban di kaki Yesus tuh jangan setengah2, bukan cuma pas doa bebannya ditaro, trus beres doa, bebannya diambil lagi. itu namanya nitip beban.

yang Tuhan ga bilang: ” sini, Tuhan terima penitipan beban”. BUKAN. tapi dia bilang : “marilah kepadaKu yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu….” (Mat 11 : 28)

dan satu lagi ayat emas (Mat 6 :27):

“siapakah diantara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”

so, belajar percaya full ke Tuhan, no doubt.

I love you Lord… You are amazing…

is LOVE is BLIND?

is there any of you never heard there words : LOVE is BLIND?

i bet we all used to hear those words.. and also agree that love is trully blind, in common way of course. just like the songs :

“people say that you’re no good for me, people say it constanly…”

“if love is blind, i’ll find my way with you……”

sound so stubborn right..like we’ve been slaved by love… on behalf of love, we don’t want to hear the truth, ignored what other people said, in the end reap agony (mostly) then end of the world :D
but now, let me tell ya…

Here is the truth, what has God said in His written love letter :

“God is LOVE” and “God is The LIGHT”

so it wouldn’t be that LOVE is BLIND, coz Love is God Himself and in Him (light} there is no darkness at all.

So, if we agree to say that LOVE is BLIND, it means we agree to said that GOD is BLIND…

wew… How pathetic doesn’t it?…. :p

i’m just so glad to get this point out from our Pastor, that really opened my eyes, and i’d like to share this truth to all of you whom i care about.

All about hikmat

12 feb 07

berikut ini sharing g tentang apa yang g dapat saat g bergumul meminta hikmat dari Tuhan. dapetnya mah sepotong-sepotong, tapi sekarang udah lengkap, makanya bisa di share.

ceritanya saat itu, g sedang dalam masalah yang terbilang kompleks , n hampir buat g putus asa bgt.

orang kan sering bilang, kita itu harus cerdik seperti ular tapi tulus seperti merpati.

masalahnya ngomong mah gampang, tapi nglakuinnya ga gampang.

Untuk bisa beneran seperti itu, butuh hikmat yang teramat sangat, karena kalo salah, ya kebablas jadi ular beneran deh (alias iblis menang). grrr

so, jadilah g memulai pergumulan untuk minta hikmat. Tapi masalahnya g kagak ngerti gimana caranya supaya bisa ngdapetin si hikmat itu.

n this is the answers directly from His words :

apa yang tertulis di bawah, sungguh tertulis secara tersurat, bukan tersirat, di bible.

trully madly deeply, g kaget banget karena ternyata Tuhan tau banget kondisi-kondisi yang bakal dialami anak-anakNya sampe-sampe apa yang Dia tulis itu cocok bgt ma kondisi g saat itu :

He says:

“Aku tahu kekuatanmu tidak seberapa” (why 3 : 8b)

–> g kaget bgt, krn pada saat itu, g hampir-hampir nyerah sama keadaan. n ayat ini sungguh nguatin n ngasih kelegaan bgt, krn berarti Tuhan tuh tau, bahwa kita secara manusia emang ga ada apa-apanya. we are nothing. Tuhan tau kekuatan kita ga seberapa, makanya Dia minta supaya kita bergantung ma Dia, jangan pake kekuatan sendiri, jangan sok kuat, jangan sok berhikmat, jangan berpikir mendahului rencana Tuhan.

lalu :

“sebab itu, tetapkanlah dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang lawan-lawanmu” (luk 21 : 14-15).

–> disaat g udah berusaha membuat seribu satu dalih dan ga ada satupun yang menguatkan g, ternyata Tuhan bilang lwt ayat ini, kalo sebenernya  Tuhan sendiri yang akan memampukan kita untuk berkata-kata dengan hikmat. jadi kita ga usah repot2 merancang pembelaan2, krn Tuhan sendiri yang akan taruh kata-kata itu dalam mulut kita.

and :

“Barang siapa kekurangan hikmat, mintalah” (yak 1 : 5).

pertanyaan selanjutnya : tapi gimana caranya minta hikmat?

the answer is :

“Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan” (mzm 111 : 10/ AMs 9 : 10 / ayub 28 : 28).

“konon hikmat ada pada orang tua dan pengertian pada orang yang lanjut umurnya. tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan. Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian” (ayub 12 : 12 - 13)

–> jadi sebetulnya as long as kita ga punya rasa takut akan Tuhan, kita emang ga akan pernah dapetin tuh hikmat

–> orang boleh ngomong, kalo orang tua (dalam arti kata luas) udah banyak makan asam garam, tapi bukan berarti mereka lebih berhikmat.

karena Firman Tuhan sendiri yang bilang : pada Allahlah hikmat dan kekuatan.

jadi semuda apapun kita, jangan gentar as long as apa yang kita pertahankan sesuai dengan kehendakNya karena pasti Dia yang akan memampukan n bukain jalan buat kita.

Guys, kalian pastinya sering banget ngdenger perintah : jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarang dan tidak hormat !
Dan kita sering berpikir, ah gua sih kagak pernah nyebut sembarang dan tidak hormat, ga pernah dipake sumpah2an, ga pernah dipake becanda. (gw salah satunya). ngrasa e’thing is fine n undercontrol……
butt…..waitt….tunggu dulu.. ternyata artinya ga sedangkal itu.
sebelumnya coba kita sadarin dulu siapa Tuhan bagi kita.
check this out first…..

Sadarkah kita bahwa dibalik sebuah nama terdapat "image" yang kuat.
Hanya dengan menyebutkan nama saja, bisa membuat pikiran seseorang menerawang.
misal :
kalo yang piktor "pikiran kotor", hanya dengan menyebut nama salah satu artis "hot" terkenal, uda bisa membuat pikirannya melayang kemana-mana. berarti si artis imagenya : –sensor–

atau di kantor/sekolah/kampus, begitu ngdenger nama seseorang disebut, misalnya bos killer / dosen killer / guru killer, udah bisa buat org ngeri atau mungkin merasa sebal. berarti imagenya : killer / galak / pelit nilai.
atau yang mau sidang, begitu tau nama dosen pengujinya alh yg kiler, galak n pelit nilai, pasti uda grogi n takut n stress dari sejak nama dosennya muncul, walau padahal sidangnya masih beberapa bulan lagi :p (hayo ngakuu…. krn gw jg ngalemin). apalagi jamannya rabrik…huiiii..huhuhu….

atau di medan perang, kl seorang prajurit mendengar nama musuh bebuyutan yang terkenal jagoan dan berdarah dingin, mungkin uda langsung bikin merinding.
berarti imagenya : pembunuh berdarah dingin.
cth real : cerita goliat. para prajurit perang udah keder duluan begitu tau lawannya Goliat, padahal pernah berhadapan juga belon, cuma denger rumor ttg si Goliat.

tapi lain halnya kl mendengar bahwa atasannya yang paling jago akan datang/ ikut perang membantu mereka para prajurit, pastinya mereka akan langsung ngrasa damai, tenangaa…krn tau bhw e’thing’s gonna be alright.
berarti image atasannya : jagoan banget, pasti melindungi

kalo rakyat mau menyebut nama rajanya, mungkin akan menyebutnya dengan rasa hormat, dan segan. ga usah jauh2 ke negri sebrang, cthnya liat daerah DI yogyakarta aja tuh…..

coba lihat, semua hanya dengan menyebutkan namanya saja tanpa kehadiran org yang disebut, tapi bisa membawa impact yang bermacam-macam.

nah, pernahkan kita sadar akan image yang ada dibalik nama "TUHAN"??

kita sering menyebut TUHAN, TUHAN… tapi sebetulnya kita antara percaya dan tidak percaya, apalagi kl berdoa…kesannya, dikabulin kok takjub, ga dikabulin marah-marah :D ketahuan ya……..hehe….coz dulu juga gw spt itu…..

yang mau aku sampein disini adalah, pandang Tuhan sebagaimana Ia, I AM WHO I AM, Tuhan adalah TUHAN, pencipta langit dan bumi dan segala isinya.
waw….liat betapa besar kuasaNya…, lihat betapa besar kemurahanNya dan kebaikanNya dalam hidup kita.
coba itung satu-satu kasihNya…apa aja yang uda Dia kasih buat kita..
kalo udah bisa sadar akan itu semua baru nama TUHAN akan memiliki impact yang luar biasa. (ingat, bahkan setan aja takut dengar nama TUHAN).
–> kl kita ga takut, berarti kita kok lebih ‘hebat’ (murtad) dari setan ya? :p
dan sebaliknya, kl kita uda ngerti bgt posisi Tuhan, maka seharusnya hanya dengan menyebut nama Tuhan, kita akan merasakan damai dan aman yang luar biasa karena kita tahu Tuhan kita HEBAT.
kalo kita tetap ngrasa takut, or berdoa setengah percaya, berarti kita belum mandang Tuhan sebagaimana semestinya.

last Question :
seberapa besar dampak nama Tuhan di dalam hidup kita??

let’s we find out ASAP as the time is coming nearer

Nolak Yesus = DOSA!!

14 Feb 08.

Dear bro n sis,
sori banget mungkin aku bawa kabar yang ga enak buat sebagian orang. tapi kebenaran ini sungguh bener-bener harus aku sampaikan dan bagikan to all of you. for your own good.

percayalah, sebelum aku mendapat Firman ini, aku adalah orang yang kurang setuju dengan anggapan bahwa orang yang ga terima Yesus dianggap perlu diselamatkan.
dulu sih mikirnya, as long as dia orang yang beriman, walau bukan ke Yesus, tapi asal beriman ke Tuhan yang sama, yaitu Tuhan pencipta langit dan bumi, so aku percaya orang itu akan baik2 saja.
jadi apa sih selama ini diributkan oleh orang Kristen yang notabene terkesan “sok” menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang??

tapi setelah baca ayat di bawa ini sungguh-sungguh ngbuka mata aku n nyadarin aku banget akan kebenaran Firman Tuhan dan kenapa kita perlu mengenalkan Yesus kepada orang-orang yang belum percaya kepadaNya dan agar mereka mau terima Yesus.

pertama aku disadarkan bahwa bisa kenal Yesus aja udah sungguh kasih karunia Tuhan. bahwa ternyata bisa kenal Yesus tuh adalah sebuah previllage tersendiri. mau tahu kenapa?
karena Yesus sendiri berkata demikian : (Yoh 6 : 65) : Tidak ada seorangpun dapat datang kepadaKu (red. Yesus) kalau Bapa tidak MENGARUNIAKANnya kepadanya.

dan makna dari kenal Yesus ini kemudian diperdalam lagi di firman selanjutnya :

bahwa di bible secara tersurat Yesus sendiri (bukan murid Yesus / rasul Yesus) yang mengatakan bahwa orang yang tidak percaya Yesus adalah DOSA.

Dasar FirmanNya adalah :

Yoh 12 : 48 : Barangsiapa MENOLAK Aku (red. Yesus) dan tidak menerima perkataanKu (red. Yesus), ia sudah ada hakimnya, yaitu Firman yang telah kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

Yoh 16 : 9-11 : Penghibur (Roh Kudus) akan datang untuk menginsyafkan dunia akan dosa. akan DOSA karena mereka tetap TIDAK percaya kepadaKu (red. Yesus).

Yesus datang ke dunia emang tidak membawa “agama”. tapi Dia datang membawa keselamatan yang hanya bisa didapat melalui Dia.

so, for all of you, apapun agama yang kamu pilih, tapi belum percaya ma Yesus, or yang sebelumnya nolak Yesus, mulai sekarang percayalah kepadaNya. bukan demi aku, bukan demi siapa-siapa, tapi demi dirimu sendiri.
it’s your own choise, wanna be saved or not. ga kan ada yang maksa kamu untuk menerima. hal ini adalah murni pilihan bagimu. karena Tuhan memberikan kehendak bebas bagi setiap manusia untuk memilih.
tapi 1 hal yang kamu harus tahu adalah bahwa Yesus tidak mau seorangpun dari kita binasa. dan terlebih lagi, itu adalah PERINTAHNYA “bahwa PERINTAHNYA itu adalah hidup yang kekal” (yoh 12 : 50).

Jadi, pls, terimalah kabar baik ini, bahwa di dalam Yesus ada keselamatan.

~Jesus Loves You~

kuasa doa dengan iman

23 jan 08

Shallom bro n sis,
Aku mo bagi sedikit berkat nih.
Sebelumnya di ibadah tahun lalu pernah dibawain tentang “berdoa pakai iman”. Jadi kalo berdoa tuh, ya harus diimani kalau Tuhan tuh sanggup. Jangan Cuma berdoa dengan kata-kata kosong alias omdo (omong doang). Dan jangan ngrasa bahwa kamu ga bisa apa-apa kecuali doa. Justru doa tuh senjata paling ampuh. N it’s true. Here is the proove…

Ceritanya gini, kira-kira bulan Juli, g dapet tugas buat ikut bantu megang keuangan karena dirasa orang yang sekarang cara megang keuangannya ga bagus. Dalam hati, g mikir, lah apalagi g, kan g bukan orang keuangan dan ga pernah megang keuangan (kecuali uang sendiri hoho), kok bisa-bisanya disuruh ngbantu orang yang isitilahnya udah lebih senior dari g. Tapi ya sudah, cuma bantu toh. Jadi masih rada nyantai.

Waktu itu g ngliat kok susah amat sih mo bayar ini itu duitnya kagak ada. Kalaupun ada, udah dialokasiin untuk biaya yang lain. Jadi pusing banget. So, setiap minggu g bedua ma temen g itu pasti pusing mikirin bayaran harus pake uang dari mana. Istilahnya uang yang ada cuma segitu-segitunya, tapi biaya yang harus dikeluarin kok banyak bgt. Jadi waktu itu, sama kita tetap pake cara yang sama (yang dibilang kagak bagus ma si bos) , yaitu diakalinnya gali lubang tutup lubang. Jadi uang yang udah disimpen untuk biaya lain, dipakai dulu untuk bayar biaya yang udah jatuh tempo. Tapi walau udah pake cara ini juga tetap pusing, karena minusnya banyak banget. Jadi kita seperti buat puzzle, pusing bgt dan tiap buat rencana pembayaran bisa ampe 3 jam cuma buat nentuin nih puzzle mo ditaro ke mana dulu.

Pada dasarnya g tahu cara ini ga boleh dilakuin, apalagi waktu awal g ditempatin untuk bantu keuangan adalah supaya cara ini tidak lagi dilakukan. Tapi ada daya, kalau ga seperti itu ga kan bisa jalan. Tapi kali ini biaya penting sama aku g terlalu diutak atik, ga seperti sebelumnya, biaya buat gaji aja bisa abis dipake untuk ini itu dulu, alhasil, sebelumnya tiap mo gajian ketar ketir ambil yang dari mana untuk gajian.

Jujur g boleh sedikit bangga karena perusahaan tempat g kerja tuh ngduluin banget ma yang namanya gaji. Jadi mo sesulit apapun kondisi perusahaan saat itu, gaji ga pernah telat dibayar 

Back to topic, selang 1 bulan kemudian, g disuruh megang keuangan alone, eng… ing…. enggg……Saat itu, rasanya bingung banget n takut juga. Karena inikan ga main-main, salah sedikit, perusahaan yang dipertaruhkan. Kalo urus uang sendiri, salah sendiri ya tanggung sendiri, alias ga mempengaruhi hajat hidup orang banyak.

So, mulailah hari untuk megang keuangan dan g disuruh laporan langsung ke pimpinan. Saat itu hal yang pertama g lakuin adalah ngbreak down semua biaya terhadap uang masuk. G sampe kaget ga percaya, karena hasilnya adalah besar pasak daripada tiang, karena utang bahan baku udah numpuk banget dan penjualan saat itu lagi turun dan terus turun, ditambah fixed costnya juga cukup gede. Ibaratnya punya uang cuma 1000 tapi harus bayar hampir 10.000, gimana cara??? Ampe bingung nih perusahaan kok masih bisa idup ya?!

Jadilah g bawa data yang g dapet untuk dikonsul ke bag yang berkompeten untuk di cek, apa bener biayanya segede itu (bisi g salah, maklum orang baru). Setelah kita olah bareng, ternyata datanya udah bener. So, langsung dibawa ke pimpinan untuk ngasih tahu (dalam hati, masa sih bos pada kagak tahu kondisi perusahaannya sendiri, ato pura-pura ga tau?). Dan selang berapa hari setelahnya, diadakan rapat khusus untuk semua Spv dan Manager yang ternyata isinya berkaitan dengan data yang g kasih. Saat itu jujur g langsung dag dig dug, g pikir jangan2 gara-gara g si bos mau nutup ni perusahaan, karena dianggap bangkrut.

Tapi puji Tuhan untungnya kaga, kalo iya, jobles deh g hehe. Saat itu, si bos ternyata cuma minta pengertian dari karyawan bahwa untuk pertama kalinya sejak 12 tahun perusahaan ini berdiri terpaksa THR akan telat dibayar (tetap dibayar tapi dengan cara cicil) tapi gaji tetap dibayar normal. Yang dibahas ke karyawan cuma THRnya doang, maklum waktu itu udah mau lebaran dan THR emang sesuatu yang ditunggu-tunggu semua karyawan bukan?? hohohohoo

So, mufakat tercapai, THR dibayar nyicil, tapi masalah selanjutnya ya tetap ada, mo dibayar pake apa?? Untuk hidup sehari-hari aja uda susah, apalagi harus bayar utang, gaji n THR.
Kalo diitung2 misalnya kita harus lunasin semua utang, maka perlu ambil pinjaman ke bank dengan jumlah yang hampir 1M. rasanya mau pingsan aja deh, ngbayangin bayar bunganya aja udah bisa bikin bengek.

Tapi hebatnya si bos, dia ambil keputusan untuk ga ambil pinjaman dulu. Di satu sisi lega, di satu sisi bingung. Tapi ngerti juga sih alesannya. Salah satu alasannya adalah karena kita juga ada pinjaman yang sebelumnya aja belum lunas dibayar dengan jumlah yang cukup besar. So ibarat hanya menambah hutang kalo ambil pinjaman ke bank lagi.

Sejak itu, setiap doa, g selalu doain perusahaan tempat g kerja dan g imani banget bahwa Tuhan sanggup memulihkan keadaan bahkan berkali-kali lipat. (ceritanya langsung praktek yang didapet waktu ibadah).

Kondisi memang ga langsung membaik, ya iya lah… Penjualan tetap minim. maklum akhir tahun trend penjualan cenderung turun, ditambah penjualan tahun ini yang terendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bayangkan, uda lebih rendah dari tahun2 sebelumnya masih ditambah trend pasar yang turun, di tambah sales satu per satu keluar berikut memboyong clientnya keluar juga (what a typical sales).

Tapi emang pada dasarnya Tuhan tuh ajaib, meski dalam kondisi mengenaskan, penjualan turun, sales tinggal 1-2 orang, client pada pergi, tetap Dia buka jalan. Satu per satu kondisi dipulihkan. Satu per satu hutang-hutang mulai bisa dilunasi, pinjaman bank yang sebelumnya juga bisa dilunasi, dan sekarang bahkan bisa kondisi keuangan bisa surplus hanya dalam waktu kurang dari 6 bulan tanpa ambil pinjaman ke bank sama sekali. Istilahnya dulu ampe minus 700 sekarang bisa surplus 200 dan bahkan sisa THR sudah bisa dilunasi. Jadi murni ga ada utang lagi, kecuali hutang berjalan (operasional).
Puji Tuhan bangettttt. Cara Dia bekerja emang ga instant, tapi slowly but sure.

Si bos kemaren2 ini pernah ngomong gini ke g: “g ucapin makasih ke elu, karena kondisi bisa membaik seperti sekarang”. Tapi asli, waktu itu, g ga ngrasa hebat dan ga ngrasa berjasa apa-apa tuh. Karena g emang ga nglakuin apapun. Kalo ditanya g ngapain, kerjanya g cuma jadi “kasir”, ada utang / bon yang jatuh tempo ya g bayar. Itu doangg. Ga susah kan? anak SD juga bisa :D So, ucapan syukur dan terima kasih itu sepenuhnya adalah milik Tuhan kita Yesus Kristus.

Sebelumnya g malah ga sadar sama sekali bahwa ternyata Tuhan sungguh mengabulkan doa g dan multiplikasi itu sungguh terjadi.
G juga say thanks ke herick yang udah ngingetin untuk ngasih testimoni dengan cara menawarkan “mo ngisi testimoni ga?”. Waktu itu g rasa ga ada yang bisa g bagiin. Tapi untung g disadarin bahwa ini adalah salah satu berkat Tuhan yang harus dibagiin ke orang lain supaya kemuliaanNya semakin dinyatakan. Dan Iblis dikalahkan melalui kesaksian.

G juga jadi belajar bersyukur lagi, supaya ga nganggep segala sesuatu jadi kebiasaan; ah udah biasaaa Tuhan buka jalan, ah udah biasa Tuhan kasih berkat, ah semua normal-normal aja dan emang semua harusnya berjalan seperti ini. Noooooooo………..untung g ga berkubang jadi orang yang seperti itu…tapi hampiiirr….hampiirr g jadi seperti itu, terlalu terbiasa dengan kasih karunia Tuhan jadi nganggep biasa. Gawat banget yach….

So, g meng-encourage s bro n sis lainnya untuk ikut ngasih kesaksian karena berkat itu harus dibagikan supaya kemuliaan Tuhan boleh semakin dipermuliakan lagi n jangan lupa memperkatakan doa dengan iman. Sungguh ampuh. Dan jadi orang yang cuma bisa berdoa (alias ngrasa ga bisa jadi wl, ga bisa jadi singer, ga bisa jadi pendeta, ga bisa jadi among, dll, dll trus jadi minder) sungguh bukan hal yang sepele, tapi doa yang dengan iman, bukan yang omdo.

G mengutip kata-kata ibu Indri bahwa “Tuhan kita tuh Tuhan yang konvensional” karena ada tertulis “dahulu, sekarang dan selamanya Dia tidak pernah berubah” dan hal itu berarti “dari dulu ampe sekarang cara komunikasi kita dengan Tuhan tuh ya melalui doa”  konvensional banget kan, mudah, murah, ampuh (kayak iklan hits). Semoga memberkati. Gbu all.

Guys, aku mo sedikit share nih, semoga bisa menjadi berkat buat teman-teman semuanya.

Baru-baru ini temenku cerita tentang temennya pas kami sedang istirahat siang. Ceritanya gini : suatu hari temennya ini (seorang cewe) pergi jalan-jalan berdua ke mall ma cowonya. And then, karena perbedaan selera antara cewe and cowo, jadilah mereka berdua berpencar. Yang satu liat yang lain, satu lagi liat yang lainnya juga.

Lalu, setelah sekian lama, si cowo ini mungkin sudah merasa puas jalan-jalan n window shoppingnya, jadilah dia pulang SENDIRI ninggalin cewenya. Alias LUPA kalo dia lagi “kencan” jalan-jalan bedua ma ce-nya.

And kelanjutan ceritanya kalian juga uda pasti bisa nebak: setelah kejadian itu, si cowo langsung di putusin ma si cewe ini.

Jujur aku ngakak abizzz waktu denger cerita ini. ampe ga abis pikir kok bisa ya ada cowo kayak gini?! Ya iya lah wajar kalo dia langsung diputusin cewenya!!!

Wah, pokoknya kita-kita yang ada di

sana

ketawanya puas banget deh, soalnya ini real story, bukan cerita boongan. Jadi lucu banget gitu rasanya. Dan saat itu aku ga ada pikiran apapun dari cerita itu. Hanya menganggap itu cerita lucu dan aneh.

And then selang 2 harian, pagi harinya pas mau berangkat kerja, saking terburu-burunya berangkat ke kantor, jadilah aku langsung ngloyor pergi tanpa nyentuh FirTu sama sekali. Pas uda di jalan baru keingetan, ADUUHHH LUPAAA!!!! Tuhannya “ketinggalan”!!

Nah, saat itulah aku langsung kena sentak alias ditegor banget, bahwa kondisi aku tuh seperti si cowo yang diceritain temenku kemarin-kemarin ini. bisa-bisanya lupa ma pacarnya gitu loch….

Tapi ya…ternyata kita pun suka lupa / nglupain Tuhan.

Jadi malu sendiri, udah ngetawain tuh cowo, seperti sedang menertawakan diri sendiri. Mana disangka dari cerita itu, aku dapet tegoran keras dari God.

Yach itu saja yang mau saya bagikan, semoga bisa menjadi berkat buat teman-teman sekalian. Moga-moga Tuhannya ga kelupaan lagi. J

Indah di tanganNya

Bandung, 22 April 2007

Shallom teman-teman, aku mo ngasih kesaksian nih tentang apa yang dimaksud berjalan dari satu kemenangan ke kemenangan lainnya.

Sedikit review dulu, waktu awal-awal kerja, aku tuh direkrut alias dikontrak 2 tahun sebagai “management trainee (MT) on marketing” dengan segala tugas yang berbau-bau marketing (not selling).

Di tahun awal, aku mengalami yang namanya krisis gaji, dimana harga BBM naik dan diikuti dengan naiknya semua harga, it means biaya hidup jadi bertambah, sementara gajiku ga kunjung naik-naik (dan saat itu tampak tidak memungkinkan untuk bisa naik gaji), sehingga biaya hidup jadi serba mepet, dan hal ini asli bikin aku puanik bgt. But then, Aku pasrah n percayain semua ke Tuhan n Tuhan bertindak. I got more than I expect. Cerita lengkapnya tentang sesi ini, bisa dibaca di buletin terdahulu.

Lalu,seiring berjalannya waktu, kira-kira setelah setengah tahun berjalan, aku mulai dikasih kewenangan ngbawahin sales plus ngerjain masalah administrasi sales dari anak buahku, padahal sebetulnya ada bagian administrasi sales. Tapi aku yang disuruh kerjain adm sales anak buahku. Kesannya kok aku jadi ngservis anak buahku ya ? tapi waktu itu keinget, bahwa jadi pemimpin bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Jadi ya udah, dijalani saja. Krn saat itu masih bisa aku handle, so ga tll diributin, walau saat itu ada rasa kesel juga.

Then sempat terjadi masalah dimana anak buahku ini bawa kabur uang customer dan menghilang entah kemana. Dan si bos bilang jangan harap uang itu bisa kembali alias katanya : GA MUNGKIN. Tapi saat itu tiba2 imanku bulat dan berkata : Tidak mungkin bagi manusia, tapi Tuhanku sanggup. Dan lagi-lagi Tuhan bertindak, uang yang hilang kembali UTUH. (cerita lengkapnya juga bisa di lihat di edisi buletin terdahulu)

And then, masalah baru, lama-lama kok aku juga jadi dikasih kerjaan yang bener-bener ga nyambung dengan tugas marketing…yaitu disuruh ikutan ngbawahin anak teknik plus lagi-lagi aku disuruh kerjain administrasinya teknik sendiri (again). N again, padahal ada adm teknik gitu lohh…. Sementara saat itu kerjaan marketingku mulai agak ditarik (jadi ga terlalu hectic bgt). N rekan kerjaku yang sama-sama jadi MT baru ga dikasih kerjaan yang aneh-aneh kayak aku, jadi mereka tetep di bagian marketing dengan kerjaan marketing. Saat itu aku ada perasaan ciut n jadi BT. Jadi kepikir, jangan-jangan si bos mau narik aku ke bagian administrasi. Karena lama-lama sebagian besar waktuku abis untuk beresin laporan-laporan administrasi (yang menurut aku ga level ngerjain semua ini, suruh inputer anak sma juga bisa).

Wah, pokoknya saat itu jadi BT bgt n ngrasa desperate juga. Kenapa jadi seperti ini ? Apalagi aku ga suka kerjaan administrasi. Plus saat itu aku orang yang meremehkan kerjaan administrasi. Maaf ya, moga-moga ga ada yang tersinggung. please don’t bother about my perception. sekarang aku udah insyaf kok  Sekarang sih udah tobat, setelah tau betapa pentingnya administrasi n betapa kerjaan itu terkesan sepele tapi membuang waktu dan cukup ruwet juga. :p

Tapi keadaanku itu diperparah dengan omongan rekan kerjaku yang sama-sama baru jadi MT (cowo) ngomong gini : Kamu emang cocok megang administrasi, hehe…jadi adm aja… cewek sih emang harusnya kerjanya di dapur. (red : aku cewe satu-satunya yang jadi MT) Ggrrr….saat itu jadi tambah-tambah BT. Pokoknya ngrasa ga guna banget deh waktu itu. Masa kerja kerasku hanya dihargai untuk jadi adm??

Ditambah lagi kepikiran, bagaimana nasibku setelah abis kontrak mengingat saat itu sedang ada rasionalisasi besar-besaran. Karyawan-karyawan lama ada yang di PHK dan karyawan kontrak pada ga diperpanjang kontraknya. Ditambah respon orang-orang sekitarku yang tahu aku di kontrak 2 tahun. Respon mereka : “HAH??? Kontrak 2 tahun?? Lama-lama amat!!! Mending mulai cari lagi di tempat yang lain….” Hik.hik..bener-bener serba ga ada kepastian n kesannya ga ada yang support bgt.

Tapi kemudian saat itu, di komsel “kebetulan??” temanya lagi disuruh untuk setia ma semua perkara. Jadilah aku tetap bertahan dengan kerjaan yang seperti ini. walau ada pikiran : kalau nanti aku beneran di pindah ke administrasi, apa aku bakal terima atau pindah kerja aja ya? Ngrasa dilecehkan soalnya hehe… lagian kantorku memang memungkinkan untuk di pindah bagian-kan (rolling position) sesuai kebutuhan kantor.

But guys, itu semua adalah logika manusia, tapi rencana Tuhan sih luar biasa. Setelah kira-kira setengah tahun aku ngjalanin semua itu (dari sejak aku dikasih kerjaan yang “aneh-aneh” (menurutku), ternyata aku dapat promosi jabatan yang ga pernah aku pikirkan sebelumnya, lebih dari yang aku harapkan. Plus, aku juga di angkat jadi pegawai tetap sementara kondisi perusahaan saat itu rasanya sedang tidak memungkinkan untuk pengangkatan pegawai tetap karena sedang ada masalah. Lagian, siapa sih aku, baru juga kerja belum nyampe 2 tahun?! Dan lagi si bos pernah cerita untuk kenal orang tuh paling engga butuh 5 tahun. Kalau cuma 1 or 2 tahun sih sifat aslinya belum keluar, masih bisa di tutupi. Makanya sekarang sistem rekrut pegawainya kontrakkan semua. Ga lagi nyari pegawai tetap.

Intinya Tuhan tuh luar biasa banget!! Hal yang kita nilai sepele n remeh temeh n dianggap kerjaan rendah, tapi ternyata bisa dipakai jadi alat untuk nyatain kemuliaan Tuhan. Aku percaya banget, bukan karena kuat dan hebatku maka aku bisa ada di posisi sekarang, tapi semua kembali karena campur tangan Tuhan. Kuncinya : Serahin semuanya ke Tuhan, do your Best for Him and melangkah bersamaNya. Ingat bahwa kita bekerja bukan untuk manusia, tapi buat Tuhan. Amin. So buat yang lain yang uda pada kerja n ngrasa kok kerjaan gw numpuk, n ga sesuai dengan jobdesc yang seharusnya, nyantai aja, n jalanin bersama Tuhan. Tandanya Tuhan mau pakai kita untuk perbesar kapasitas kita. Tapi juga jangan lantas jadi budak perkerjaan ya…^^ kita harus tetap jadi hambaNya dunk..bukan hamba dunia atau hamba uang. Ingat, Tuhan yang memberi, Tuhan juga yang akan mengambil (jika kita dianggap tidak layak untuk menerimanya). Percaya deh kalo jalan bersama Tuhan, kita bakal dituntun dari satu kemenangan ke kemenangan lainnya. Asal kita mau : sabar, bertekun dalam kesesakan, percaya dan miliki iman. Trust His Words. His Words never fail. Amin! “orang yang sabar melebihi seorang pahlawan (ams 16 : 32)”

Older Posts »